Kembali ke blog

Cara Menerima Pengiriman dari Pemasok Tanpa Kehilangan Jejak Stok

Proses praktis menerima pengiriman pemasok untuk usaha kecil: memverifikasi barang, memisahkan ketidaksesuaian, mencatat pergerakan, menyimpan stok dengan benar, dan menjaga jejak yang andal untuk keputusan pembelian.

Anggota staf memeriksa pengiriman pemasok terhadap pesanan di ruang stok usaha kecil

Proses penerimaan pengiriman pemasok yang andal untuk usaha kecil bukan sekadar memindahkan kotak dari pintu ke rak. Inilah titik ketika pembelian yang diharapkan menjadi stok nyata. Jika jumlah diperbarui sebelum barang diperiksa, kekurangan dapat luput dalam catatan. Jika barang disimpan tanpa catatan pergerakan, selisih stok di kemudian hari akan lebih sulit dijelaskan.

Tujuannya sederhana: bandingkan yang diharapkan dengan yang tiba, pastikan pengecualian tetap terlihat, catat stok yang benar-benar diterima, dan tempatkan di lokasi yang dapat ditemukan oleh bisnis. Rutinitas ini dapat diterapkan untuk toko mandiri yang menerima barang untuk dijual kembali, kafe yang menerima bahan dan perlengkapan, serta bisnis jasa yang menyimpan stok suku cadang atau bahan habis pakai.

Siapkan detail pengiriman yang diharapkan sebelum barang tiba

Siapkan detail pengiriman yang diharapkan sebelum barang tiba — a practical Suite.coffee guide

Penerimaan menjadi lebih cepat dan akurat ketika orang yang menangani pengiriman mengetahui apa yang harus diharapkan. Sebelum pengiriman terjadwal tiba, siapkan informasi pembelian yang relevan: pemasok, barang yang dipesan, jumlah yang diharapkan, serta gudang atau lokasi penyimpanan yang dituju. Jika seseorang menerima barang atas nama pemilik atau pembeli, persiapan ini menghindari dugaan-dugaan di pintu penerimaan.

Simpan dokumen pengiriman bersama detail pesanan yang diharapkan selama pemeriksaan dilakukan. Surat jalan dapat menunjukkan barang yang menurut pemasok telah dikirim, sedangkan catatan pembelian Anda menunjukkan barang yang ingin dibeli oleh bisnis. Keduanya berguna, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan fisik atas barang.

Pilih tempat yang jelas untuk memeriksa pengiriman sebelum barang tercampur dengan stok yang sudah tersedia. Untuk kafe, tempat tersebut dapat berupa meja penerimaan sebelum barang kering, kemasan, atau bahan dipindahkan ke penyimpanan biasa. Untuk toko, tempat tersebut dapat berupa meja di ruang belakang tempat karton dapat dibuka dan dihitung. Area pemeriksaan yang ditetapkan membantu tim melihat barang yang baru tiba, yang telah diterima, dan yang memerlukan perhatian.

Periksa barang dan jumlah yang dikirimkan terhadap pesanan

Mulailah dengan memeriksa pemasok dan referensi pengiriman, lalu bandingkan setiap baris dengan barang yang diharapkan. Hitung jumlah yang benar-benar diterima secara fisik, bukan hanya mengandalkan karton yang belum dibuka atau total pada dokumen. Jika barang datang dalam karton, paket, atau satuan individual, pastikan satuan yang dihitung sesuai dengan satuan yang digunakan dalam catatan stok Anda. Enam karton tidak serta-merta berarti enam produk individual.

Kerjakan pemeriksaan pengiriman dengan urutan yang konsisten:

  1. Identifikasi barang dan bandingkan dengan barang yang dipesan.
  2. Hitung jumlah yang benar-benar diterima secara fisik.
  3. Periksa kemasan dan barang untuk mengetahui adanya kerusakan yang terlihat.
  4. Bandingkan hasil hitungan dengan jumlah yang diharapkan dan dokumen pengiriman.
  5. Tandai baris sebagai diterima atau pisahkan sebagai pengecualian.

Jika memungkinkan, orang kedua dapat memverifikasi pengiriman yang besar, bernilai tinggi, atau rumit. Untuk pengiriman yang lebih kecil, satu kali penghitungan yang cermat mungkin sudah cukup. Kebiasaan pentingnya adalah menghitung sebelum barang disimpan atau digunakan. Setelah suatu barang berada di rak, di ruang penyimpanan, atau digunakan dalam pekerjaan sehari-hari, akan lebih sulit membedakan kesalahan penerimaan dari pergerakan stok normal.

Jangan menganggap pengiriman yang telah ditandatangani sebagai bukti bahwa setiap barang dan jumlah sudah benar. Catatan penerimaan internal Anda harus mencerminkan apa yang benar-benar diperiksa dan diterima oleh tim, terutama ketika pengiriman tiba pada jam operasional yang sibuk.

Pisahkan kekurangan, kerusakan, dan barang tak terduga sebelum menyimpan stok

Kekurangan, kerusakan, barang yang salah, dan barang tak terduga memerlukan tempat penahanan yang terlihat serta catatan yang jelas. Jangan langsung memasukkannya ke stok tersedia normal. Pisahkan barang tersebut di tempat yang tidak memungkinkan untuk dijual, digunakan, atau dihitung sebagai siap pakai selama masalahnya ditinjau.

Untuk setiap ketidaksesuaian, catat pemasok, tanggal pengiriman, barang, jumlah yang diharapkan, jumlah yang diterima, dan sifat masalahnya. Catatan singkat yang faktual lebih berguna daripada mengandalkan ingatan setelah area penerimaan dirapikan. Untuk karton yang rusak, tentukan apakah isinya dapat diterima, apakah hanya sebagian jumlah yang terdampak, atau apakah seluruh baris perlu ditindaklanjuti.

  • Pengiriman kurang: catat hanya jumlah yang benar-benar diterima, sambil mempertahankan jumlah yang diharapkan untuk tindak lanjut kepada pemasok.
  • Stok rusak: pisahkan barang yang terdampak hingga Anda memutuskan bagaimana barang tersebut akan ditangani secara internal.
  • Barang salah: jangan tambahkan ke jumlah barang yang dimaksud hanya karena barang tersebut hadir secara fisik.
  • Barang tak terduga: identifikasi barang tersebut dan konfirmasikan apakah barang itu termasuk dalam pengiriman sebelum memperlakukannya sebagai stok yang dapat digunakan.

Pemisahan ini mencegah kesalahan inventaris yang umum: menaikkan jumlah untuk semua yang tercantum dalam dokumen meskipun sebagian barang tidak ada, tidak sesuai, atau bukan barang yang diharapkan. Hal ini juga memberikan dasar yang lebih jelas bagi bisnis untuk berkomunikasi dengan pemasok.

Catat pergerakan stok yang diterima dengan segera

Setelah barang diperiksa dan jumlah yang diterima diketahui, segera catat pergerakan stoknya. Jumlah terkini harus mencerminkan stok yang benar-benar telah dimasukkan bisnis ke dalam inventaris. Menunggu hingga akhir hari yang sibuk membuka peluang untuk pengiriman yang terlupakan, catatan yang terselip, dan stok yang digunakan sebelum dicatat.

Catatan pergerakan harus menghubungkan perubahan jumlah dengan alasan yang berguna, seperti barang yang diterima dari pemasok, serta menyimpan konteks pemasok atau pembelian yang relevan bila tersedia. Hal ini membuat jumlah di kemudian hari dapat dipahami, alih-alih sekadar menampilkan angka tanpa penjelasan. Inventaris & pembelian menyatukan pergerakan yang tercatat, pemasok, pembelian, dan jumlah terkini sehingga stok masuk memiliki catatan operasional yang dapat ditelusuri.

Catat barang yang diterima, bukan asumsi. Jika sepuluh unit dipesan dan delapan tiba dalam kondisi baik, catat pergerakan penerimaan sebanyak delapan. Jika dua sisanya tiba kemudian, catat saat barang tersebut benar-benar diterima secara fisik. Ini menjaga jumlah inventaris tetap akurat dan mencegah keputusan pembelian dibuat berdasarkan stok yang belum sampai ke lokasi Anda.

Konsistensi lebih penting daripada alur kerja yang rumit. Tentukan siapa yang mencatat pergerakan, kapan dilakukan, dan informasi apa yang selalu disertakan. Penerima dapat menyelesaikan pemeriksaan fisik sementara penanggung jawab operasional memasukkan pergerakan segera setelahnya; dalam bisnis yang sangat kecil, satu orang dapat melakukan keduanya. Kuncinya adalah tanggung jawab yang jelas dan catatan yang mengikuti pemeriksaan secara dekat.

Tempatkan stok di gudang atau lokasi penyimpanan yang tepat

Setelah mencatat jumlah yang diterima, pindahkan stok ke gudang atau lokasi penyimpanan yang tepat. Total yang akurat memang penting, tetapi mengetahui lokasi stok membantu staf mengisi ulang rak, menyiapkan pesanan, atau menemukan persediaan selama jam kerja yang sibuk. Lokasi yang jelas juga mengurangi risiko tertukarnya stok layak jual, stok cadangan, barang rusak, dan pengecualian pengiriman.

Gunakan nama yang dipahami oleh orang-orang di bisnis, seperti meja kasir depan, penyimpanan barang kering, ruang belakang, penyimpanan dingin, atau rak suku cadang bengkel. Tujuannya adalah kejelasan praktis, bukan menciptakan lebih banyak lokasi daripada yang dapat dikelola tim. Jika suatu lokasi tidak digunakan secara konsisten, lokasi tersebut tidak akan membantu orang berikutnya yang mencoba menemukan barang.

Jauhkan pengecualian penerimaan dari alur normal sampai masalahnya diselesaikan. Area khusus untuk barang yang menunggu peninjauan sering kali sudah cukup. Ketika masalah telah diselesaikan dan barang diterima, catat pergerakan yang sesuai lalu tempatkan barang di lokasi yang dituju.

Simpan catatan pemasok dan pembelian untuk pesanan berikutnya

Penerimaan memberikan informasi yang berguna untuk keputusan pembelian berikutnya. Jaga agar detail pemasok dan catatan pembelian tetap terorganisasi sehingga Anda dapat melihat barang yang dipesan, yang diterima, dan pengiriman mana yang memerlukan tindak lanjut. Jejak yang ringkas dapat mendukung percakapan praktis dengan pemasok serta membantu tim menghindari pengulangan ketidakpastian yang sama.

Tinjau ketidaksesuaian yang berulang saat membuat pesanan di masa mendatang. Barang tertentu mungkin secara rutin kurang, dikirim dalam ukuran kemasan yang berbeda, atau dikirim ke lokasi yang salah. Beberapa pengiriman mungkin sulit diperiksa karena deskripsi barang tidak jelas. Pengamatan ini dapat meningkatkan persiapan pesanan dan pemeriksaan penerimaan tanpa mengasumsikan adanya kesalahan.

Tampilan bersama atas stok, pemasok, pembelian, dan gudang mengurangi kebutuhan untuk menyusun kembali informasi dari catatan yang tersebar. Inventaris & pembelian dirancang untuk membantu usaha kecil mengendalikan stok, gudang, dan pembelian sambil menjaga pergerakan tetap dapat ditelusuri dan jumlah tetap terkini.

Gunakan riwayat pergerakan untuk menyelidiki selisih stok di kemudian hari

Bahkan tim yang teliti dapat menemukan selisih saat menghitung stok atau ketika suatu barang tidak dapat ditemukan. Alih-alih mengubah jumlah tanpa konteks, periksa terlebih dahulu jejak catatannya. Tinjau pergerakan penerimaan terbaru untuk barang tersebut: kapan barang diterima, berapa unit yang dicatat, dan di mana barang ditempatkan. Lalu bandingkan informasi itu dengan pergerakan berikutnya dan lokasi fisik.

Riwayat pergerakan mengubah pertanyaan yang samar seperti “Mengapa jumlah ini berbeda?” menjadi rangkaian yang dapat ditinjau. Entri penerimaan dapat menunjukkan bahwa hanya pengiriman sebagian yang diterima, stok diterima ke gudang yang berbeda dari yang diharapkan, atau penerimaan telah dicatat dengan benar dan perhatian perlu dialihkan ke penanganan berikutnya. Catatan tersebut tidak menggantikan pemeriksaan fisik, tetapi memberikan konteks bagi pemeriksaan.

Setelah menemukan penyebabnya, koreksi jumlah terkini melalui pergerakan yang tercatat, bukan dengan menimpa angka secara diam-diam. Penyesuaian yang jelas mempertahankan perbedaan antara apa yang terjadi saat penerimaan dan apa yang ditemukan kemudian, sehingga mendukung jejak stok yang lebih andal dari waktu ke waktu.

Jadikan penerimaan sebagai rutinitas harian yang andal

Jadikan penerimaan sebagai rutinitas harian yang andal — a practical Suite.coffee guide

Proses penerimaan barang yang baik cukup sederhana untuk digunakan pada hari yang sibuk: siapkan detail yang diharapkan, periksa pengiriman secara fisik, pisahkan pengecualian, catat stok yang diterima dengan segera, simpan di lokasi yang tepat, dan pertahankan konteks pemasok. Bersama-sama, langkah-langkah ini menjaga jumlah inventaris tetap terkait dengan kejadian nyata, bukan perkiraan.

Gunakan Inventaris & pembelian untuk mencatat pergerakan stok dan menjaga pengiriman pemasok tetap dapat ditelusuri.