Buat data produk yang dapat digunakan kembali tanpa menyamakan nilai konfigurasi dengan stok yang tersedia.
Sebelum memulai
- Siapkan nama, SKU, unit, dan metode pelacakan.
- Tentukan biaya, stok minimum, dan stok target yang realistis.

Buat referensi katalog bersama
Nama, SKU, deskripsi, harga jual, pajak, dan mata uang merupakan bagian dari katalog organisasi. Item menambahkan unit, pelacakan, biaya, kode batang, stok minimum dan target, serta pengaturan apakah produk ini boleh memiliki stok negatif.
Pilih metode pelacakan sebelum beroperasi
Gunakan pelacakan kuantitas untuk stok biasa atau pelacakan lot jika setiap penerimaan harus mengidentifikasi suatu batch. Penerimaan pembelian yang dilacak berdasarkan lot tidak dapat diposting tanpa kode lot.
Jangan mengedit saldo dari data produk
Nilai minimum dan target memicu peringatan; keduanya bukan jumlah stok. Catat stok awal, koreksi, pengeluaran, dan retur sebagai pergerakan agar saldo tetap dapat ditelusuri.
Langkah demi langkah
- Buka Produk dan cari berdasarkan nama, SKU, atau kode batang.
- Buat atau edit identitas produk dan nilai komersialnya.
- Pilih unit serta pelacakan kuantitas atau lot.
- Tetapkan biaya, minimum, target, dan pengecualian stok negatif.
- Simpan; gunakan pergerakan untuk mengubah saldo aktual.
Pemeriksaan akhir
- SKU dan kode batang mengidentifikasi produk yang benar.
- Metode pelacakan dipilih sebelum menerima stok.
- Nilai minimum dan target tidak disalahartikan sebagai jumlah stok.
Tips: Catat setiap perubahan saldo sebagai pergerakan agar asalnya tetap dapat diaudit.